SAMBUTAN DIREKTUR LPPM

SAMBUTAN DIREKTUR LPPM

Sambutan Direktur LPPM

 

Sambutan Direktur Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

 

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

Teriring salam dan do’a semoga dalam melaksanakan tugas sehari-hari senantiasa dalam lindungan Allah SWT. Amin

Keorganisasian LPPM UNIDA tertuang pada Statuta Universitas Djuanda Bogor 2012, yakni tersusun atas Unsur Pimpinan LPPM (Direktur dan Sekretaris) dan Unsur Keadministrasian yang bidang kerjanya disesuaikan dengan perkembangan tingkat kebutuhan dalam meningkatkan kinerja LPPM Unida. Dalam menjalankan misinya, LPPM Unida didukung oleh beberapa pusat, antara lain: Pusat Pengelolaan dan Pengembangan Penelitian (P4), Pusat Pengelolaan dan Pengembangan Pengabdian kepada Masyarakat dan Kuliah Kerja Nyata (P4MKKN) dan Pusat Pengelolaan dan Pengembangan Jurnal (P3J). Dalam menjalankan tugasnya, pusat-pusat dimaksud berkoordinasi dengan pusat-pusat di tingkat fakultas. 

Direktur LPPM, dalam menjalankan tugasnya senantiasa berkoordinasi dengan Komisi Permusyawaratan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (KPPPM) dan Tenaga Ahli agar tetap sesuai dengan Tupoksi LPPM dan menyampaikan Laporan Kinerja LPPM yang merupakan wujud pertanggungjawaban Direktur LPPM kepada Rektor Unida. Komisi Permusyawaratan PPM bertugas, antara lain: menerima masukan dan pengaduan dari seluruh unit organisasi di lingkungan Universitas Djuanda yang terkait dengan kegiatan PPM, membantu menyelesaikan permasalahan atas pengaduan atau konflik yang terkait bidang PPM, memberikan masukan dan pertimbangan kepada Direktur LPPM.

Wassalau’alaikum Warohmatlahi Wabarokatuh

 

Dipost Oleh Super Administrator

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

Post Terkait

Tinggalkan Komentar