Kemenristekdikti dan LPPM UNIDA Kembali Bekerjasama Menggelar Pelatihan Penulisan Artikel Internasional

Kemenristekdikti dan LPPM UNIDA Kembali Bekerjasama Menggelar Pelatihan Penulisan Artikel Internasional

Salah satu permasalahan di bidang penelitian yang harus diatasi segera adalah kurangnya komitmen dari para peneliti untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat melalui jurnal ilmiah, terutama Jurnal  Ilmiah Internasional. Melalui Jurnal Ilmiah Internasional, peneliti dapat menunjukkan kiprah dan sepak terjangnya secara mendunia. Hal ini mendorong Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) untuk mengadakan Pelatihan Penulisan Artikel Internasional untuk memotivasi kembali para peneliti yang akhir-akhir ini sempat kendor dalam menulis artikel.

Pelatihan yang diadakan di Hotel Salak Tower Bogor ini merupakan hasil kerjasama antara Kemenristekdikti dengan LPPM Universitas Djuanda Bogor. “Ini kerjasama kami yang kedua setelah sebelumnya kami juga bekerjasama dalam menyelenggarakan Pelatihan Penulisan Artikel Nasional bagi peneliti,” ucap Ginung Pratidina selaku Direktur LPPM UNIDA.

Peserta yang hadir dalam pelatihan ini merupakan peserta pilihan yang telah melalui proses seleksi kelayakan artikel. Ada 47 peserta yang artikelnya dinyatakan lolos, mereka berasal dari Universitas Negeri maupun Swasta yang ada di Indonesia. Dengan adanya artikel tersebut diharapkan selanjutnya dapat digembleng agar bisa segera disubmit ke Jurnal Ilmiah Internasional.

Pelatihan yang dilaksanakan selama tiga hari ini (6 – 8 Oktober 2016) berlangsung lancar. Para peserta pelatihan terlihat antusias menyimak materi-materi yang dipresentasikan oleh narasumber. Merekapun terlihat tidak sabar ingin segera mengirimkan artikel mereka di Jurnal Ilmiah Internasional.

Mengirimkan artikel pada jurnal ilmiah internasional memang tidak bisa dikatakan mudah. Oleh karena itu, selain mendapatkan pengarahan dari narasumber, para peserta juga digiring untuk mengikuti klinik artikel yang didampingi langsung oleh narasumber yang sudah ahli dalam membuat setrategi supaya artikel lolos pada Jurnal Ilmiah Internasional. Mereka bebas melakukan tanya jawab aktif kepada narasumber, para narasumberpun dengan senang hati berbagi ilmu dan pengalaman kepada peserta.

Usai mengikuti Pelatihan Penulisan Artikel Internasional ini peserta mengaku puas. Banyak setrategi-setrategi yang sebelumnya tidak mereka ketahui sekarang menjadi senjata ampuh untuk menakhlukkan Jurnal Ilmiah Internasional. Hal ini senada dengan pengakuan Rosy Hutami, salah satu peserta pelatihan yang berasal dari Universitas Djuanda Bogor, “Pikiran saya akhirnya terbuka untuk mengetahui lebih dalam lagi tentang dunia pensubmitan Artikel Internasional.” (rtn)

 

Dipost Oleh Super Administrator

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

Post Terkait

Tinggalkan Komentar